🤔 Apa itu Conditionals?
Conditionals (kalimat pengandaian) adalah kalimat yang menunjukkan hubungan sebab-akibat atau kondisi-hasil. Biasanya menggunakan kata IF (jika/kalau).
If it rains, I will stay home.
(Jika hujan, saya akan di rumah.)
Fakta/Kebenaran Umum
Kemungkinan Nyata
Tidak Nyata (Sekarang)
Tidak Nyata (Lampau)
🇮🇩 Kenapa Sulit untuk Orang Indonesia?
Dalam bahasa Indonesia, kita bilang "Kalau saya punya uang, saya beli mobil" tanpa mengubah bentuk kata kerja. Tapi dalam bahasa Inggris, tense WAJIB berubah tergantung apakah kondisinya nyata atau tidak nyata!
Contoh: "If I have money" (nyata) vs "If I had money" (tidak nyata/andai)
Zero Conditional
Fakta & Kebenaran Umum🎯 Kegunaan
Untuk menyatakan fakta umum, kebenaran ilmiah, atau sesuatu yang selalu terjadi jika kondisinya terpenuhi.
📝 Rumus
If + Subject + V1 (Simple Present)
Subject + V1 (Simple Present)
Catatan: Kedua clause pakai Simple Present karena ini fakta yang selalu benar.
💡 Contoh Kalimat
If you heat water to 100°C, it boils.
Jika kamu memanaskan air sampai 100°C, air mendidih.
Fakta ilmiah - selalu benar
If you mix red and blue, you get purple.
Jika kamu mencampur merah dan biru, kamu dapat ungu.
Fakta - selalu terjadi
If I eat too much, I feel sick.
Jika saya makan terlalu banyak, saya merasa mual.
Kebiasaan pribadi yang selalu terjadi
If you don't water plants, they die.
Jika kamu tidak menyiram tanaman, mereka mati.
Kebenaran umum
💭 Tips
"If" bisa diganti dengan "When" karena hasilnya selalu sama.
When you heat water, it boils. = If you heat water, it boils.
First Conditional
Kemungkinan Nyata di Masa Depan🎯 Kegunaan
Untuk menyatakan kondisi yang mungkin terjadi di masa depan dan hasilnya jika kondisi itu terpenuhi. Kondisinya realistis.
📝 Rumus
If + Subject + V1 (Simple Present)
Subject + will + V1
Penting: IF clause pakai Simple Present (bukan will!), Main clause pakai will.
💡 Contoh Kalimat
If it rains tomorrow, I will stay home.
Jika besok hujan, saya akan di rumah.
Mungkin hujan, mungkin tidak - realistis
If you study hard, you will pass the exam.
Jika kamu belajar giat, kamu akan lulus ujian.
Kemungkinan nyata
If she calls me, I will tell her.
Jika dia menelepon saya, saya akan memberitahunya.
Mungkin dia telepon, mungkin tidak
I won't go if you don't come.
Saya tidak akan pergi jika kamu tidak datang.
IF clause bisa di belakang
❌ Kesalahan Umum
❌ If it will rain, I will stay home.
✅ If it rains, I will stay home.
IF clause TIDAK BOLEH pakai WILL. Pakai Simple Present.
❌ If you study hard, you pass the exam.
✅ If you study hard, you will pass the exam.
Main clause pakai WILL untuk hasil di masa depan.
💭 Variasi
Selain WILL, main clause bisa pakai: can, may, might, should, must
If you finish early, you can leave. (boleh pergi)
If it rains, we might cancel the trip. (mungkin batal)
Second Conditional
Tidak Nyata / Pengandaian Sekarang🎯 Kegunaan
Untuk menyatakan kondisi yang tidak nyata, tidak mungkin, atau hanya imajinasi di masa sekarang atau masa depan.
• Mengandai-andai sesuatu yang tidak terjadi sekarang
• Situasi yang tidak mungkin atau sangat tidak mungkin
• Memberi saran secara halus
📝 Rumus
If + Subject + V2 (Simple Past)
Subject + would + V1
Catatan khusus: Untuk "be", gunakan WERE untuk semua subject (I were, he were, she were).
"If I were you..." (bukan "was")
💡 Contoh Kalimat
If I had money, I would buy a car.
Andai saya punya uang, saya akan membeli mobil.
Kenyataan: Saya TIDAK punya uang sekarang
If I were you, I would accept the offer.
Andai saya jadi kamu, saya akan menerima tawaran itu.
Tidak mungkin saya jadi kamu - memberi saran
If she lived closer, we would visit more often.
Andai dia tinggal lebih dekat, kami akan lebih sering berkunjung.
Kenyataan: Dia TIDAK tinggal dekat
If I won the lottery, I would travel the world.
Andai saya menang lotre, saya akan keliling dunia.
Sangat tidak mungkin terjadi
🔍 Cek Kenyataan
"If I had a car..."
Kenyataan: I don't have a car.
"If she were here..."
Kenyataan: She isn't here.
"If I knew the answer..."
Kenyataan: I don't know the answer.
❌ Kesalahan Umum
❌ If I would have money, I would buy a car.
✅ If I had money, I would buy a car.
IF clause pakai V2 (Simple Past), BUKAN would.
❌ If I was you, I would go.
✅ If I were you, I would go.
Untuk "be" dalam Type 2, pakai WERE untuk semua subject.
❌ If I had money, I will buy a car.
✅ If I had money, I would buy a car.
Main clause pakai WOULD, bukan WILL (karena tidak nyata).
Third Conditional
Tidak Nyata di Masa Lampau🎯 Kegunaan
Untuk menyatakan kondisi yang tidak terjadi di masa lalu dan membayangkan hasil yang berbeda. Sering digunakan untuk penyesalan.
• Mengandai-andai masa lalu yang sudah tidak bisa diubah
• Menyatakan penyesalan
• Membayangkan hasil berbeda jika kondisi berbeda
📝 Rumus
If + Subject + had + V3
Subject + would have + V3
Catatan: Ini adalah conditional paling kompleks. Kedua clause pakai bentuk perfect.
💡 Contoh Kalimat
If I had studied harder, I would have passed the exam.
Andai saya belajar lebih giat, saya akan lulus ujian.
Kenyataan: Saya TIDAK belajar giat, dan TIDAK lulus
If she had come earlier, she would have met him.
Andai dia datang lebih awal, dia akan bertemu dengannya.
Kenyataan: Dia TIDAK datang awal, dan TIDAK bertemu
If we had known, we would have helped.
Andai kami tahu, kami akan membantu.
Kenyataan: Kami TIDAK tahu, dan TIDAK membantu
I wouldn't have been late if I had woken up earlier.
Saya tidak akan terlambat andai saya bangun lebih awal.
Kenyataan: Saya TIDAK bangun awal, dan TERLAMBAT
🔍 Cek Kenyataan
"If I had studied..."
Kenyataan: I didn't study.
"...I would have passed."
Kenyataan: I didn't pass.
❌ Kesalahan Umum
❌ If I would have studied, I would have passed.
✅ If I had studied, I would have passed.
IF clause pakai HAD + V3, BUKAN would have.
❌ If I had studied, I would pass.
✅ If I had studied, I would have passed.
Main clause pakai WOULD HAVE + V3 untuk hasil di masa lalu.
Mixed Conditionals
Campuran Waktu🎯 Kegunaan
Mixed conditionals menggabungkan dua waktu yang berbeda: kondisi di satu waktu, hasil di waktu lain.
📝 Type A: Kondisi Lampau → Hasil Sekarang
If + Subject + had + V3
Subject + would + V1
If I had studied medicine, I would be a doctor now.
Andai saya dulu belajar kedokteran, saya sekarang akan jadi dokter.
Kondisi lampau (tidak belajar kedokteran) → Hasil sekarang (bukan dokter)
If she hadn't missed the flight, she would be here now.
Andai dia tidak ketinggalan pesawat, dia sekarang akan di sini.
Kondisi lampau → Hasil sekarang
📝 Type B: Kondisi Sekarang → Hasil Lampau
If + Subject + V2
Subject + would have + V3
If I were taller, I would have joined the basketball team.
Andai saya lebih tinggi, saya akan bergabung dengan tim basket.
Kondisi sekarang (tidak tinggi) → Hasil lampau (tidak bergabung)
If he weren't so lazy, he would have finished the project.
Andai dia tidak malas, dia akan menyelesaikan proyek itu.
Kondisi sekarang (malas) → Hasil lampau (tidak selesai)
🔄 Perbandingan Semua Type
📊 Tabel Perbandingan
| Type | IF Clause | Main Clause | Kegunaan |
|---|---|---|---|
| 0 | If + V1 | V1 | Fakta umum |
| 1 | If + V1 | will + V1 | Kemungkinan nyata |
| 2 | If + V2 | would + V1 | Tidak nyata (sekarang) |
| 3 | If + had + V3 | would have + V3 | Tidak nyata (lampau) |
🎯 Contoh Perbandingan dengan Situasi Sama
If you heat ice, it melts.
Fakta - selalu terjadi
If it rains tomorrow, I will stay home.
Mungkin hujan - kemungkinan nyata
If I had a car, I would drive to work.
Saya tidak punya mobil - tidak nyata sekarang
If I had bought a car, I would have driven to work.
Saya tidak beli mobil kemarin - tidak nyata lampau
🔑 Cara Memilih Type yang Tepat
📋 Ringkasan Cepat
Type 0: If + present, present → Fakta
Type 1: If + present, will → Mungkin terjadi
Type 2: If + past, would → Tidak nyata sekarang
Type 3: If + had V3, would have V3 → Tidak nyata lampau